Pelayanan Dokumen Lingkungan Hidup dan Izin Lingkungan

Badan Lingkungan Hidup Kota Semarang
Jl. Tapak Tugurejo Semarang Kode Pos 50151, Telp. 024-8664742, Fax. 024-8664743

bidang perhubungan


Kategori , pada 29 Juni 2014
ditulis oleh Administrator


Bidang Perhubungan

No

Jenis Kegiatan

Skala/Besaran

Alasan Ilmiah Khusus

1.

Pembangunan Jalur Kereta Api, dengan atau tanpa stasiunnya

a. Pada permukaan tanah (at-grade), panjang

b. Di bawah permukaan tanah (underground), panjang

c. Di atas permukaan tanah (elevated), panjang





>
25 km



semua besaran




>
5 km

Jika semua usaha dan/atau kegiatannya di bawah skala/besaran lakukan langkah pedoman penapisan

berpotensi menimbulkan dampak berupa emisi, gangguan lalu lintas, kebisingan, getaran, gangguan pandangan, ekologis, dampak sosial, gangguan jaringan prasaranan sosial (gas, listrik, air minum, telekomunikasi) serta dampak perubahan kestabilan lahan, land subsidence dan air tanah

2.

Pembangunan terminal penumpang dan terminal barang transportasi jalan


>
5 ha


Jika semua usaha dan/atau kegiatannya di bawah skala/besaran lakukan langkah pedoman penapisan

berpotensi menimbulkan dampak berupa emisi, gangguan lalu lintas, kebisingan, pencemaran udara, getaran, tata ruang, dan dampak sosial.

3.

a. Pengerukan perairan dengan capital dredging

- Volume

b. Pengerukan perairan sungai dan/atau laut dengan capital dredging yang memotong batu, yang bukan termasuk material karang.




> 500.000 m3



>
250.000 m3 atau semua besaran yang menggunakan bahan peledak


Jika semua usaha dan/atau kegiatannya di bawah skala/besaran lakukan langkah pedoman penapisan

Berpotensi menimbulkan dampak penting terhadap sistem hidrologi dan ekologis yang lebih luas dari batas tapak kegiatan itu sendiri, perubahan batimetri, ekosistem, dan mengganggu proses-proses alamiah di daerah perairan (sungai dan laut) termasuk menurunnya produktivitas kawasan yang dapat menimbulkan dampak sosial. Kegiatan ini juga akan menimbulkan gangguan terhadap lalu lintas pelayaran perairan.





c. penempatan hasil keruk di laut

- Volume, atau

- Luas area penempatan hasil keruk




>
500.000 m3

> 5 ha


Jika semua usaha dan/atau kegiatannya di bawah skala/besaran lakukan langkah pedoman penapisan

Menyebabkan terjadinya perubahan bentang lahan yang akan mempengaruhi ekologis, hidrologi setempat.

4.

Pembangunan pelabuhan dengan salah satu fasilitas berikut:

a. Dermaga dengan bentuk konstruksi sheet pile atau open pile

- Panjang, atau

- Luas

b. Dermaga dengan konstruksi masif










>
200 m

> 6.000 m2

Semua besaran


Jika semua usaha dan/atau kegiatannya di bawah skala/besaran lakukan langkah pedoman penapisan

a. Berpotensi menimbulkan dampak penting terhadap perubahan arus pantai/pendangkalan dan sistem hidrologi, ekosistem, kebisingan dan dapat

b. mengganggu proses-proses alamiah di daerah pantai (coastal processes).

Berpotensi menimbulkan dampak terhadap ekosistem, hidrologi, garis pantai dan batimetri serta mengganggu proses-proses alamiah yang terjadi di daerah pantai


c. Penahan gelombang (talud) dan/ atau pemecah gelombang (break water)

- Panjang






>
200 m

Jika semua usaha dan/atau kegiatannya di bawah skala/besaran lakukan langkah pedoman penapisan

Berpotensi menimbulkan dampak berupa emisi, gangguan lalulintas, aksesibilitas transportasi, kebisingan, getaran, gangguan pandangan, ekologis, dampak sosial dan keamanan disekitar kegiatan serta membutuhkan area yang luas.

Kunjungan kapal yang cukup tinggi dengan bobot sekitar 5.000-10.000 DWT serta draft kapal minimum 4-7 m sehingga kondisi kedalaman yang dibutuhkan menjadi –5 s/d –9 m LWS


d. Fasilitas Terapung (Floating Facility)

> 10.000 DWT


Jika semua usaha dan/atau kegiatannya di bawah skala/besaran lakukan langkah pedoman penapisan

Berpotensi menimbulkan dampak berupa gangguan alur pelayaran, perubahan batimetri, ekosistem, dan mengganggu proses-proses alamiah di daerah pantai terutama apabila yang dibongkar muat minyak mentah yang berpotensi menimbulkan pencemaran laut dari tumpahan minyak.

5.

Pembangunan Bandar udara untuk fixed wing beserta fasilitasnya


- Landasan pacu, Panjang

- Terminal penumpang atau terminal kargo, Luas

Semua pembangunan Bandar udara beserta hasil studi rencana induk yang telah disetujui


> 1.200 m


> 10.000 m2


Jika semua usaha dan/atau kegiatannya di bawah skala/besaran lakukan langkah pedoman penapisan

a. Termasuk kegiatan yang berteknologi tinggi, harus memperhatikan ketentuan keselamatan penerbangan dan terikat dengan konvensi internasional

b. Berpotensi menimbulkna dampak berupa kebisingan, getaran, dampak sosial, keamanan negara, emisi dan kemungkinan bangkitan transportasi baik darat maupun udara.

c. Adanya ketentuan KKOP (Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan) yang membatasi pemanfaatan ruang udara serta berpotensi menimbulkan dampak sosial.

d. Dampak potensial berupa limbah padat, limbah cair, udara dan bau yang dapat mengganggu kesehatan.

e. Pengoperasian jenis pesawat yang dapat dilanyani oleh bandara.

f. Bandar udara akan mengubah bentuk lahan dan bentang alam

Pembangunan Bandar udara untuk rotary wing membutuhkan lahan tidak terlalu luas, tidak mengubah bentuk lahan dan bentang alam