Pelayanan Dokumen Lingkungan Hidup dan Izin Lingkungan

Badan Lingkungan Hidup Kota Semarang
Jl. Tapak Tugurejo Semarang Kode Pos 50151, Telp. 024-8664742, Fax. 024-8664743

bidang perikanan dan kelautan


Kategori , pada 23 Juni 2014
ditulis oleh Administrator

Bidang Perikanan dan Kelautan

Pada umumnya dampak penting yang ditimbulkan usaha budidaya tambak udang dan ikan adalah perubahan ekosistem perairan dan pantai, hidrologi, dan bentang alam. Pembukaan hutan mangrove akan berdampak terhadap habitat, jenis dan kelimpahan dari tumbuh-tumbuhan dan hewan yang berada di kawasan tersebut. Pembukaan hutan mangrove dimaksud wajib sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan, seperti memperhatikan kelestarian sempadan pantai mangrove, tata cara konversi mangrove yang baik dan benar untuk meminimalisasi dampak, dan lain sebagainya.

No

Jenis Kegiatan

Skala/Besaran

Alasan Ilmiah Khusus

1.

Usaha budidaya perikanan




a. Budidaya tambak udang/ikan tingkat teknologi maju dan madya dengan atau tanpa unit pengolahannya

- Luas








>
50 ha


Jika semua usaha dan/atau kegiatannya di bawah skala/besaran lakukan langkah pedoman penapisan


a. Rusaknya ekosistem mangrove yang menjadi tempat pemijahan dan pertumbuhan ikan (nursery areas) akan mempengaruhi tingkat produktivitas daerah setempat.

b. Beberapa komponen lingkungan yang akan terkena dampak adalah: kandungan bahan organik, perubahan BOD, COD, DO, kecerahan air, jumlah phytoplankton maupun peningkatan virus dan bakteri.

c. Semakin tinggi penerapan teknologi maka produksi limbah yang diindikasikan akan menyebabkan dampak negatif terhadap perairan/ekosistem di sekitarnya.


b. Usaha budidaya perikanan terapung (jaring apung dan pen system):

- Di air tawar (danau)

§ Luas, atau

§ Jumlah

- Di air laut

§ Luas, atau

§ Jumlah







>
2,5 ha

> 500 unit


> 5 ha

> 1.000 unit

Jika semua usaha dan/atau kegiatannya di bawah skala/besaran lakukan langkah pedoman penapisan

a. Perubahan kualitas perairan.

b. Pengaruh perubahan arus dan penggunaan ruang perairan.

c. Pengaruh terhadap estetika perairan.

d. Mengganggu alur pelayaran.